Berita

PRESTASI

Pojok SMAIA15

PMB Online

Khotmil Quran, Doa Bersama, dan Motivasi: Kunci Kesuksesan Kelas XII SMA Islam Al Azhar 15 Semarang

Sebuah kegiatan bersejarah diwarnai di SMA Islam Al Azhar 15 Semarang. Kegiatan yang mengundang seluruh murid kelas XII dan orang tua mereka ini bertajuk "Khotmil Quran, Doa Bersama, dan Motivasi". Bertempat di aula sekolah, acara tersebut bertujuan untuk membekali murid-murid kelas XII agar tidak lupa membuka jalur langit dalam meraih kesuksesan.

Kepala SMA Islam Al Azhar 15 Semarang, Achmad Fajri Nur Khakim, menegaskan pentingnya kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya menjadi bagian dari kurikulum pendidikan, tetapi juga merupakan upaya sekolah dalam mengembangkan karakter dan spiritualitas murid. "Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali murid-murid kelas XII dengan pondasi spiritual yang kokoh. Kita ingin mereka tidak hanya sukses di dunia materi, tetapi juga sukses di dunia spiritual. Khotmil Quran dan doa bersama diharapkan dapat menjadi pembuka pintu kesuksesan murid-murid di masa depan," ungkap Achmad Fajri Nur Khakim.

Narasumber utama dan motivator dalam kegiatan ini adalah Bapak Untung Margono. Dalam sesi motivasinya, Bapak Untung Margono mengajak murid-murid untuk berfikir dengan sudut pandang yang luas. Ia menginspirasi mereka untuk tidak terjebak dalam pikiran yang sempit, tetapi selalu berpikir terbuka.

"Saya ingin semua murid kelas XII meraih kesuksesan sesuai dengan keinginan mereka masing-masing. Namun, untuk mencapai kesuksesan sejati, kita harus memiliki pondasi yang kuat di dalam diri. Doa bersama dan refleksi diri akan membantu kita membangun pondasi spiritual yang kokoh," kata Bapak Untung Margono.

Pada sesi refleksi, murid-murid diminta untuk memohon maaf kepada orang tua mereka dan juga meminta doa restu untuk bekal menghadapi masa depan. Kegiatan ini diakhiri dengan khotmil Quran yang disambut oleh tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Dengan diakhiri doa bersama, para murid kelas XII SMA Islam Al Azhar 15 Semarang diberi harapan dan semangat baru untuk menghadapi masa depan mereka. Dukungan dari orang tua dan lingkungan sekolah yang membangun akan menjadi bekal yang tak ternilai untuk menghadapi ujian kehidupan.

"Kami berharap dengan kegiatan ini, murid-murid kami dapat menjadi generasi yang tangguh, memiliki pondasi spiritual yang kokoh, dan siap menghadapi masa depan dengan penuh semangat," tutup Achmad Fajri Nur Khakim.

SARPRAS